Pesantren Terpadu Daarul Ilmi adalah lembaga Islam bernuansa internasional. persaingan sumber daya manusia yang kian kompetitif menuntut setiap individu mempunyai kualitas intelektual berstandar nasional bahkan internasional. Nuansa ini digambarkan dalam kegiatan pembelajaran, percakapan bahasa asing (Arab, Inggris dan Jepang), kurikulum, dll.
Namun yang perlu dipahami bahwa bernuansa internasional tidak berarti harus mengacu kepada sistem kapitalis Barat. Pesantren Terpadu Daarul Ilmi mengacu kepada nuansa internasional yang Dengan slogan “Quality is Our Tradition” PTDI tidak pernah berhenti berkembang dan berinovasi guna mencapai hasil pendidikan yang lebih optimal, yang pada gilirannya yang Islami.
Oleh karena itu, dalam proses pendidikannya PTDI berpegang pada Al-Qur’an dan Sunnah Rasul sebagai dasarnya. Hal ini diimplementasikan dalam aktivitas siswa setiap hari akan menjadi lembaga “Research School”. Berikut adalah Profil Pondok Pesantren Terpadu Daarul Ilmi.
Profil Pesantren
Profil Pesantren
1. Nama Pesantren 2. Alamat 3. Nama Yayasan 4. Pejabat pembuat akta 5. Nomor Akta 6. Alamat Yayasan 7. NPWP 8. Tahun berdiri 9. Tahun beroperasi 10. Nama Pimpinan 11. No. rekening Yayasan 12. Kepemilikan tanah a. Status Tanah b. Luas Tanah 13. Status Bangunan a. Surat izin bangunan b. Luas wilayah bangunan 14. Kegiatan Belajar Mengajar a. Kurikulum b. Jumlah santri c. Jumlah Guru d. Jumlah karyawan | : Pesantren Terpadu Daarul Ilmi : Kp. Ciwaru Ds. Bojongmekar Kec. Cipeundeuy Kab. Bandung Barat Prop. Jawa Barat. : Yayasan Daarul Ilmi Bandung : Bpk. Nurdjaja. SH : 11. Tgl. 23 Januari 2008 : Kompleks Pesantren Terpadu Daarul Ilmi : 02-761.182-421.000 :1993 :1993 : Suhardi Abdul Hamid Husaen : BRI CABANG CIMAHI A/N. YAYASAN DAARUL ILMI BANDUNG No Rek. 013.70.1000548300 : Wakaf : 7 Ha : Permanen : 642. 2/ 06/ 03/ PSU/ 08 :1.400. M2 : Kurikulum Ilmu Al Qur'an dan Science Modern : 145 santri : 25 guru : 4 karyawan |
Kurikulum Pesantren
Kelebihan Belajar di Pesantren Terpadu Daarul Ilmi
Pesantren Terpadu Darul Ilmi terletak di lokasi yang sangat kondusif untuk proses belajar, sehingga sangat tepat untuk dijadikan tempat tujuan belajar. Disamping letaknya yang strategis tersebut, PTDI juga memiliki kelebihan-kelebihan sebagai berikut:
- Konsep Pesantren Terpadu memiliki keseimbangan fikir dan dzikir serta spiritual dan intelektual
- Pesantren Terpadu merupakan konsep belajar yang sangat fleksibel, dimana siswa/siswi mendapat keuntungan ganda dengan belajar pengetahuan umum dan agama secara bersamaan.
- Metode pengajarannya menggunakan pendekatan multiple intelligence sehingga memungkinkan anak untuk dapat belajar sesuai dengan kecerdasannya masing-masing.
- Metode pembelajarannya menggunakan metode active and creative learning yang berbasis kompetensi.
- Materi pelajaran disampaikan dalam bahasa Arab dan Inggris
- Semua materi pelajaran merujuk kepada Al Quran dan hadits
- Setiap siswa dibekali menghafal Al Quran minimal 2 juz dalam setiap tahunnya.
Jenjang Pendidikan PTDI
Jenjang pendidikan Pesantren Terpadu Daarul Ilmi adalah 6 tahun, yaitu Tingkat Menengah pertama dan Tingkat Atas.
Materi pelajarannya merupakan perpaduan antara materi Diknas, Pondok Modern Gontor dan LIPIA Jakarta, plus materi pendidikan yang didesain langsung oleh tim pengembangan pendidikan Daarul Ilmi guna mencapai hasil pendidikan yang optimal (seperti life skills, dll)
Untuk materi pelajaran yang diambil dari diknas disampaikan dalam bahasa Indonesia, adapun materi pelajaran yang bersumber dari Pondok Modern Gontor dan LIPIA Jakarta disampaikan dalam bahasa Arab dan Inggris.
Pendidikannya terdiri dari formal dan informal, yaitu formal: 07.00 s.d. 14.00 dan informal: 15.30 s.d. 07.00 WIB.
Metode Pembelajaran di PTDI
Metode pembelajarannya adalah metode yang senantiasa di up date sesuai dengan perkembangan zaman (kurikulum Berbasis Kompetensi) yang sudah dikembagkan melalui proses Active and Creative Learning yaitu sebuah pembelajaran siswa aktif atau siswa sebagai subyek pembelajaran dan siswa dibimbing dan dibantu untuk mengembangkan potensi masing-masing dan diarahkan untuk kreatif dan mampu melakukan analisa-analisa atau penelitian terhadap semua materi pelajaran serta mampu membuat tulisan-tulisan dari hasil proses pembelajaran yang ada.
Pengembangan dari kurikulum KTSP PLUS diantaranya adalah diharapkan siswa dapat melakukan penemuan penemuan baru dalam bidang sains dan teknologi dan mampu mengkorelasikan antara Al-Qur’an dengan sumua sumber pembelajaran.
Status Kelembagaan PTDI
PTDI mendapatkan pengakuan berupa status terakreditasi dari Depdiknas jawa Barat untuk Tingkat SMP & SMA dan Depag Bandung barat untuk pesantren.
Tenaga Pengajar
Guru-guru yang diterjunkan dalam pendidikan ini adalah mereka yang kompeten dibidangnya, yang telah mendapatkan pelatihan-pelatihan tentang metode pembelajaran yang terkini, yang memiliki dedikasi dan komitmen tinggi dalam mengembangkan kependidikan islam dan memiliki pengalaman yang baik dalam mengajar. Mereka diantarnya berasal dari universitas-universitas negeri dan swasta yang ada di pulau Jawa yaitu : ISID-Gontor, UIN, LIPIA-Jakarta, UPI-Bandung, Universitas Borobudur-Jakarta, Uninus-Bandung. Dll.
Tantangan kedepan yang harus mereka hadapi adalah tantangan yang sangat kompetitif dan tidak lepas dari kemajuan teknologi. Hanya mereka yang mempunyai IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) serta berpedoman kepada IMTAQ (Iman dan Taqwa) yang mampu bersaing bahkan mendominasi arah dan perkembangan dunia.
Dalam rangka mengaplikasikan niat dan cita-cita sebagaimana diatas, perlu ditunjang oleh sarana dan prasarana yang memadai, gedung yang permanen, kokoh dan representatif, serta lingkungan belajar yang nyaman, bersih dan asri sehingga tumbuh rasa bangga dan percaya diri pada diri santri dan mereka akan fokus belajar selama berada di pondok Pesantren.
Mencermati harapan-harapan diatas dan melihat kondisi riil asrama satri, maka kami Selaku Pimpinan Pesantren Terpadu Daarul Ilmi dan segenap pengurus Yayasayan Daarul Ilmi bermaksud merehab gedung asrama yang saat ini ditempati santrii. Namun tidak akan terwujud cita-cita ini tanpa dukungan dari semua pihak hususnya kaum muslimin. Sungguh maju dan mundurnya lembaga Islam ada ditangan umat Islam itu sendiri.